”Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah anda”
tentu tidak asing dengan kalimat ini bukan? Moto sebuah produk pengharum badan
terkenal. Motto yang menurut saya sangat menarik, saya mengartikanya bahwa
bagaimana tanggapan orang lain terhadap kita akan sangat dipengaruhi oleh penampilan kita. Dengan kata lain, cara
busana seseorang merupakan cermin kepribadiannya. Kali ini tantangan menulis kedua
saya neh bersama sahabat saya mb lies dan mb ela (gak pake k), bertema tentang Fenomena Barang Palsu dan BJ.
Mungkin bagi anda yang suka berbelanja baik itu di swalayan,
pasar tradisional, mall, toko online sudah tidak aneh melihat barang pajangan
bermerk terkenal namun dengan harga yang lebih terjangkau. Terkadang para
pedagang dengan rayuan mautnya
menyakinkan pembeli dan tidak ragu mengatakan bahwa barang yang dijual
adalah KW dengan kualitas yang tidak kalah sama aslinya.. hmmm.. -.- tetap
aja palsu kale bos!!
Bagi anda yang tetap perpegang pada prinsip =D, tetap
menginginkan pakaian yang bermerk ternama dengan harga damai (peace for wallet of course) masih ada
solusi lainnya. Saat ini mulai menjamur pedagang pakaian bekas import atau
lebih di kenal dengan sebutan BJ . eit, tetap saja tidak ada jaminan untuk keaslian
barang-barang BJ ini loh. Disini anda dituntut kesabaran, ketelitian serta
mental yang kuat dan tangguh untuk mencari serta tawar menawar kepada penjual
agar anda mendapatkan apa yang anda cari dengan harga yang terjangkau. Fenomena
semakin menjamurnya produk KW dan BJ dikarenakan permintaan akan barang yang semakin
meningkat. Hal ini tidak lepas dari faktor ekonomi para konsumen itu sendiri.
Barang KW atau pun BJ tetap laris di pasaran walaupun
konsumen menyadari kualitas barang tersebut tentu jauh dari kualitas aslinya. Keinginan
untuk tampil menarik , tidak terlihat murahan, modis, namun tidak didukung
keadaan ekonomi yang memungkinkan, adalah faktor utama kenapa produk-produk ini
tetap laris.
gambar uang di atas dijamin PALSU... :)
Pemalsuan di negeri ini memang sudah tidak pandang bulu, dari
uang palsu, pakaian, sepatu, elektronik, perlengkapan olahraga, obat-obatan, peranti
lunak (software) komputer, data, senyum, tangis, bahkan janji seorang pemimpin pun
tidak luput dengan aksi pemalsuan. Bukan tidak mungkin, akan lebih sulit bagi
kita mencari barang yang asli atau ori ketimbang tiruannya. Pengalaman neh gan... =D
Keberadaan barang palsu dan BJ sangat mengancam perkembangan
industri di tanah air. Sangat disayangkan, industri lokal
dengan kualitasnya akan sulit berkembang dan terus kalah bersaing dengan
industri luar dikarenakan gengsi
gede-gedean para konsumen. Sangat diperlukan peran dari semua pihak dari
hulu ke hilir untuk membenahi permasalahan ini. Ini pendapat saya..
Produsen
Dengan kualitas produk yang dimiliki, seharusnya produsen lebih percaya diri dan berani bersaing
di pasaran lokal menggunakan brand mereka sendiri.
Pemerintah
Memberikan Dukungan, pembinaan serta kemudahan yang nyata bagi
pelaku bisnis. Langkah tegas dan
pengawasan yang ketat akan peredaran barang palsu dan BJ sangat diperlukan. Hayo-hayo aturan yang dibuat bukan hanya
unuk dibaca dan disimpan... hehehe agak kritis neh .... pissss ah =D.
Konsumen
Kesadaran para konsumen akan sangat berperan besar pada
keberadaan barang palsu dan BJ, tentu tidak
akan muncul asap jika tidak ada api. Kebiasaan memakai produk kw atau palsu dapat mengancam mental penggunanya, juga akan berdampak pada mental bangsa ini.
Tidak semua barang palsu akan memberikan dampak buruk. Contohnya
saja organ tubuh buatan manusia seperti kaki palsu, tangan palsu dan gigi palsu tentu
sangat memberikan manfaat yang besar bagi pengguna dan orang disekitarnya.
Semua keputusan ada pada pribadi kita masing-masing, cobalah untuk bijak dalam berbelanja. Dengan kecintaan terhadap produk brand lokal, secara bertahap kita akan membangun kebanggaan terhadap bangsa ini. Amiiieeeen...




