SMASH.....!!!! teriakan ini terdengar keras dan spontan
sesaat sebelum saya memukul kok yang melayang tanggung di hadapan mata. Dan ........tak.......!! suara terdengar aneh, penonton pun
terdiam........ hening....... “eh, mana
kok-nya???” tanya penonton.
Secara spontan
saya pun mencari kemana arah kok yang baru saya pukul ternyata eh ternyata ,
kok jatuh tepat berada di bawah nett sekitar satu meter jaraknya dari tempat
saya berdiri. Hehe..., malu rasanya pukulan tidak tepat sasaran. Ketika akan
melanjutkan kembali, saya baru sadar bahwa suara aneh yang timbul saat memukul
tadi adalah suara raket yang saya gunakan ....
yah, patah deh... kan lumayan harganya
Pertandingan
tetap berlanjut, walaupun raket patah
saya tidak mau kalah. Singkat cerita, pertandingan pun berakhir
dengan kemenangan yang dramatis ...
Untung
bawa raket cadangan hehe...
Sambil beristirahat saya
menyempatkan bertanya kepada para senior yang jam terbangnya sudah jauh
melebihi saya perihal patahnya raket saat bermain. Patahnya raket disebabkan
senar yang dipakai menggunakan “tarikan” yang terlalu kencang. Berbagai macam
tipe dan merk raket saat ini memiiliki kelebihan dan kekurangannya
masing-masing. Semua tergantung dengan gaya permainan seseorang apakah cocok dengan tipe raket yang digunakan
dan tinggi rendahnya tarikan (toleransi tegangan senar). Berikut adalah paparan
ringkas spesifikasi dan istilah untuk raket bulutangkis standar. Spesifikasi
berikut memang bukan patokan Standar Internasional, hanya sebagai pedoman umum
saja.
1. Kelenturan
Gagang (Stiffness of Shat)
a.
Medium (Fleksibel)
Pemindahan
sebagian tenaga yang berpusat pada pergelangan tangan. Pemusatan energi untuk
tungkai yang fleksibel saat raket diayun memberikan daya tolak lebih besar saat
shuttlecock menyentuh raket. Jenis ini sangat baik untuk pertahanan (defensive)
atau untuk mengontrol gaya permainan lainnya.
b.
Stiff (Limited Flexibility)
Pemindahan
tenaga yang memungkinkan dari pergelangan tangan. Tangkai jenis ini sangat
dianjurkan untuk teknik permainan bertahan (defensive) maupun permainan
serangan (offensive).
c.
Extra Stiff (Minimum Flexibility)
Pemindahan
tenaga secara maksimum yang berpusat pada pergelangan tangan. Gerakan tangkai
raket yang minimalis memberikan ketepatan yang lebih baik atas penempatan
shuttlecock. Raket dengan tangkai ini sangat ideal untuk teknik permainan
serangan (offensive) seperti smashing, net kill dan sebagainya.
2. Bentuk
Frame Raket
a. Conventional - Berbentuk Oval Standar
b. Isometric - Berbentuk cenderung persegi
(Square Head Share)
3. Komposisi
Frame
a. Basis
Material
-
Aluminium Hi
-
Modulus Grapite
-
Super Hi-Modulus Graphite
-
Ultra Hi-Modulus Graphite
-
Nano Carbon
b. Mesh
-
Woven Kevlar
-
Titanium Composite (Utility Titanium)
-
Ultra Titanium
-
UltimumTi
4. Komposisi
Gagang (Shaft Composition)
a. Bahan
baku
-
Aluminium Hi
-
Modulus Grapite
-
Super Hi-Modulus Graphite
-
Ultra Hi-Modulus Graphite
-
Nano Carbon
b. Mesh
(join gagang dengan frame)
-
Titanium Composite (Utility Titanium)
-
Ultra Titanium
-
UltimumTi
5. Bobot
Raket
a. 2U
(90 – 94g)
b. 3U
(85 – 89g)
c. 4U
(80 – 84g)
6. Panjang
Total (frame tip – handle end)
a. Standard
(665mm / 26,0 inches)
b. Long
(675mm / 26,5 inches)
7. Ukuran
Grip
a. Hi-Qua
G2 – 3,25 inches, Tactic / Yonex G2 – 4,00 inches
b. Hi-Qua
G3 – 3,50 inches, Tactic / Yonex G3 – 3,75 inches
c. Hi-Qua
G4 – 3,75 inches, Tactic / Yonex G4 – 3,50 inches
d. Hi-Qua
G5 – 4,00 inches, Tactic / Yonex G5 – 3,25 inches
8. Toleransi
Tegangan Senar
a. Aluminium
& Hi-Modulus Graphite Frames
-
Main 18-20lbs (8-9kg)
-
Cross 20-22lbs (9-10kg)
b. Super
& ultra Hi-Modulus Graphite Frames
-
Main 18-24lbs (8-11kg)
-
Cross 20-26lbs (9-12kg)
9. Titik
Keseimbangan dari Ujung Grip
a. 270-280mm
= Head Light (Defensive)
b. 275-285mm
= Neutral (All Round)
c. 285-295mm
= Head Heavy (Offensive)
d. 295-300mm
= Extra Head Heavy (Offensive)
Sumber:
www.bulutangkis.com
Semoga info ini dapat
memberikan gambaran untuk memilih raket yang cocok dengan gaya permainan anda. Dan
yang sangat penting bagi para peminat badminton, jangan lupa sebelum membeli raket
ada baiknya anda mengenal jenis dan tipe berbagai macam merk raket yang ada. Jangan
sampai anda tertipu dengan banyaknya pemalsuan raket yang ada di pasaran,
pengalaman neh gan jadi korban aksi tipu pedagang nakal..
gak enak banget .....

tulisannya keren.. suka aku bacanya fiq.
BalasHapusbtw, udah lamaaa banget ga pegang raket. padahal dulu aku suka main bulu tangkis. kapan2 tanding yok !
*Cari mati ngelawan senior hihihi
boleh kalo mau coba tanding or tandem.. klo mau gabung ma jadwal kmi maen hayo.... terbuka kok
BalasHapusmana tulisan yg baru, masih raket aja nih.... kabur aah :p
BalasHapus