Minggu, 03 Februari 2013

Memilih raket yang cocok



SMASH.....!!!!  teriakan ini terdengar keras dan spontan sesaat sebelum saya memukul kok yang melayang tanggung di hadapan mata. Dan ........tak.......!!  suara terdengar aneh, penonton pun terdiam........ hening.......  “eh, mana kok-nya???” tanya penonton.

Secara spontan saya pun mencari kemana arah kok yang baru saya pukul ternyata eh ternyata , kok jatuh tepat berada di bawah nett sekitar satu meter jaraknya dari tempat saya berdiri. Hehe..., malu rasanya pukulan tidak tepat sasaran. Ketika akan melanjutkan kembali, saya baru sadar bahwa suara aneh yang timbul saat memukul tadi adalah suara raket yang saya gunakan .... yah, patah deh...  kan lumayan harganya



Pertandingan tetap berlanjut,  walaupun raket patah saya tidak mau kalah. Singkat cerita, pertandingan pun berakhir dengan kemenangan yang dramatis ... Untung bawa raket cadangan hehe... 


 Sambil beristirahat saya menyempatkan bertanya kepada para senior yang jam terbangnya sudah jauh melebihi saya perihal patahnya raket saat bermain. Patahnya raket disebabkan senar yang dipakai menggunakan “tarikan” yang terlalu kencang. Berbagai macam tipe dan merk raket saat ini memiiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Semua tergantung dengan gaya permainan seseorang  apakah cocok dengan tipe raket yang digunakan dan tinggi rendahnya tarikan (toleransi tegangan senar). Berikut adalah paparan ringkas spesifikasi dan istilah untuk raket bulutangkis standar. Spesifikasi berikut memang bukan patokan Standar Internasional, hanya sebagai pedoman umum saja.

1.       Kelenturan Gagang (Stiffness of Shat)
a.         Medium (Fleksibel)
Pemindahan sebagian tenaga yang berpusat pada pergelangan tangan. Pemusatan energi untuk tungkai yang fleksibel saat raket diayun memberikan daya tolak lebih besar saat shuttlecock menyentuh raket. Jenis ini sangat baik untuk pertahanan (defensive) atau untuk mengontrol gaya permainan lainnya.
b.         Stiff (Limited Flexibility)
Pemindahan tenaga yang memungkinkan dari pergelangan tangan. Tangkai jenis ini sangat dianjurkan untuk teknik permainan bertahan (defensive) maupun permainan serangan (offensive).
c.          Extra Stiff (Minimum Flexibility)
Pemindahan tenaga secara maksimum yang berpusat pada pergelangan tangan. Gerakan tangkai raket yang minimalis memberikan ketepatan yang lebih baik atas penempatan shuttlecock. Raket dengan tangkai ini sangat ideal untuk teknik permainan serangan (offensive) seperti smashing, net kill dan sebagainya.
2.       Bentuk Frame Raket
a.       Conventional    - Berbentuk Oval Standar
b.      Isometric            - Berbentuk cenderung persegi (Square Head Share)
3.       Komposisi Frame
a.       Basis Material
-          Aluminium Hi
-          Modulus Grapite
-          Super Hi-Modulus Graphite
-          Ultra Hi-Modulus Graphite
-          Nano Carbon
b.      Mesh
-          Woven Kevlar
-          Titanium Composite (Utility Titanium)
-          Ultra Titanium
-          UltimumTi
4.       Komposisi Gagang (Shaft Composition)
a.       Bahan baku
-          Aluminium Hi
-          Modulus Grapite
-          Super Hi-Modulus Graphite
-          Ultra Hi-Modulus Graphite
-          Nano Carbon
b.      Mesh (join gagang dengan frame)
-          Titanium Composite (Utility Titanium)
-          Ultra Titanium
-          UltimumTi
5.       Bobot Raket
a.       2U (90 – 94g)
b.      3U (85 – 89g)
c.       4U (80 – 84g)
6.       Panjang Total (frame tip – handle end)
a.       Standard (665mm / 26,0 inches)
b.      Long (675mm / 26,5 inches)
7.       Ukuran Grip
a.       Hi-Qua G2 – 3,25 inches, Tactic / Yonex G2 – 4,00 inches
b.      Hi-Qua G3 – 3,50 inches, Tactic / Yonex G3 – 3,75 inches
c.       Hi-Qua G4 – 3,75 inches, Tactic / Yonex G4 – 3,50 inches
d.      Hi-Qua G5 – 4,00 inches, Tactic / Yonex G5 – 3,25 inches
8.       Toleransi Tegangan Senar
a.       Aluminium & Hi-Modulus Graphite Frames
-          Main 18-20lbs (8-9kg)
-          Cross 20-22lbs (9-10kg)
b.      Super & ultra Hi-Modulus Graphite Frames
-          Main 18-24lbs (8-11kg)
-          Cross 20-26lbs (9-12kg)
9.       Titik Keseimbangan dari Ujung Grip
a.       270-280mm = Head Light (Defensive)
b.      275-285mm = Neutral (All Round)
c.       285-295mm = Head Heavy (Offensive)
d.      295-300mm = Extra Head Heavy (Offensive)

Sumber: www.bulutangkis.com

Semoga info ini dapat memberikan gambaran untuk memilih raket yang cocok dengan gaya permainan anda. Dan yang sangat penting bagi para peminat badminton, jangan lupa sebelum membeli raket ada baiknya anda mengenal jenis dan tipe berbagai macam merk raket yang ada. Jangan sampai anda tertipu dengan banyaknya pemalsuan raket yang ada di pasaran, pengalaman neh gan jadi korban aksi tipu pedagang nakal.. gak enak banget .....

3 komentar:

  1. tulisannya keren.. suka aku bacanya fiq.
    btw, udah lamaaa banget ga pegang raket. padahal dulu aku suka main bulu tangkis. kapan2 tanding yok !
    *Cari mati ngelawan senior hihihi

    BalasHapus
  2. boleh kalo mau coba tanding or tandem.. klo mau gabung ma jadwal kmi maen hayo.... terbuka kok

    BalasHapus
  3. mana tulisan yg baru, masih raket aja nih.... kabur aah :p

    BalasHapus